Ketika sang waktu menjadi sebuah rahasia
Pertemuan kita
Pertemuan kita
Bibir pun tak bisa berucap
Setiap kata yang inginku sampaikan
Telinga tak bisa mendengar
Kata-kata penyejuk hati darimu
Mata tak bisa memandang
Raut wajah yang lembut itu
Hanya harapan yang selalu ku genggam
dari lubuk hati yang paling dalam
-2ralak-