Kicauan burung yang merdu dan hembusan angin menyapa aku, ayah dan adik. Waktu itu kami sedang bercengkrama sambil menunggu makanan yang dipersiapkan oleh ibu ." Ayah,ayah .. ayah tau gak Cipaku itu dimana ? " tanya adikku .
" Oh ade mau tau ya Cipaku (nama tempat) dimana? gampang de .. ade tinngal siapin cai (air) terus masukin deh pakunya .. kan jadi Cipaku .hhhahaha " jawab ayah sambil tertawa .
" @#$%^*&&^%$$#@!%&*(%^&).." ade bingung .
Aku pun tertawa dengan lepasnya karena mendengar jawaban ayah yang konyol dan wajah ade yang bete gara-gara jawaban ayah tadi .
" hahahhahahahahhaha ...." kami akhirnya tertawa bersama-sama .
" De, de .. Kenapa ya wajah ayah kering begini kaya musim kemarau loo de ? ". tanya ayah.
" Wah ayah .. Aku tau yah caranya biar gak kering lagi .." jawab ade .
" Emang caranya gimana de ? " tanya ayah dengan seriusnya .
" Caranya ayah tinggal madepin wajah ayah kelangit .. terus tunggu deh sampai hujan dateng .. kan jadi ga kering lagi wajah ayah . hahahhahahah " jawab ade dengan polosnya .
" !@$%^%$#W@E$%^&" ayah bingung .
Aku dan ade kembali melanjutkan tawa dengan lepasnya , tak lama kemudian ayah juga ikut tertawa karena jawaban-jawaban konyol tadi .
Ditengah canda tawa kami ibu datang dengan wajah bingung karena kami tertawa terbahak-bahak . tapi ibu langsung menyuruh seegera ke meja makan . :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar